Persiapan pernikahan harus 1 tahun sebelumnya. Perlukah?

Akhir-akhir ini semakin banyak calon pasangan suami-istri yang akan menggelar pesta pernikahannya. Tema nya pun beragam. Ada yang memilih suasana indoor, lengkap dengan segala dekorasi nya. Ada juga yang lebih memilih untuk menggelar pernikahan dengan tema outdoor yang cenderung santai dan tidak begitu banyak memakan dekorasi, namun bergantung pada cuaca. Pilihan-pilihan tersebut merupakan sebagian kecil dari persiapan pernikahan yang harus dipikirkan oleh calon pengantin. Berkaitan dengan hal itu, apa saja sih yang harus disiapkan? Dan berapa lama waktu yang paling efektif dalam mempersiapkan pernikahan?

  1. Tanggal pernikahan

Bagi Calon pengantin yang sangat memegang teguh adat Jawa atau adat lain khususnya dan mengharuskan adanya perhitungan hari berdasarkan tanggal lahir calon pengantin, masing-masing orang tua, bahkan mungkin nenek moyang, sangat diwajibkan untuk memutuskan tanggal pernikahan ini sebisa mungkin minimal 1 tahun sebelumnya. Mengapa? Karena tidak semua perhitungan akan berakhir dengan tanggal atau bulan yang diinginkan sehingga jika kita sudah terlanjur melakukan persiapan lain, akan sangat sia-sia. Namun untuk Calon pengantin yang lebih memilih untuk berpikiran secara modern, silahkan pilih tanggal dan bulan yang tidak terlalu dekat dengan bulan anda memutuskan untuk menikah. Semisal, anda melakukan lamaran pada bulan Juni, dan memutuskan untuk menikah di bulan Agustus, hal ini sangat tidak disarankan karena mengingat masih banyak hal lain yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari seperti undangan. Tanggal pernikahan ini biasanya akan ditentukan oleh kedua pihak untuk kebaikan bersama, namun ada juga yang menyerahkan semua kepada satu pihak semisal pihak perempuan atau laki-lakinya.

 

  1. Mas Kawin

Mas kawin ini ada bermacam-macam. Untuk artikel ini, saya hanya akan membahas mas kawin yang biasanya diberikan oleh calon pengantin Muslim. Mas kawin secara umum bisa terdiri dari seperangkat alat sholat (Mukena, Sajadah, Al qur’an, Tasbih), perhiasan emas (kalung, gelang, anting, cincin(bukan cincin kawin), uang mahar dan cincin kawin. Siapa yang mempersiapkannya? Tentu pihak laki-laki, namun pihak perempuan juga mempunyai hak untuk memilih mas kawin yang akan diberikan. Semisal, pihak perempuan hanya memilih seperangkat alat sholat dan uang tunai tanpa perhiasan juga diperbolehkan. Alat sholat yang bagaimana pun juga boleh dipilih oleh calon pengantin wanita. Hanya saja sifat mas kawin ini haruslah murni dari pihak laki-laki.

 

  1. Gedung

Nah, hal inilah yang paling menjadi momok para calon pengantin, yakni pemilihan gedung. Dari awal, calon pengantin harus memutuskan apakah pernikahan indoor atau outdoor. Jika memilih indoor, pastikan gedung tersebut memfasilitasi pasokan listrik dan lahan parkir yang cukup. Untuk saat ini banyak gedung berlomba-lomba menawarkan lokasinya dengan berbagai macam bonus seperti AC, ruang make-up, bonus jumlah kursi, dsb. Tentu, harganya pun juga sangat bersaing. Calon pengantin harus benar-benar selektif, tidak disarankan untuk mengedepankan kemewahan gedung saja namun lupa untuk mempertimbangkan hal-hal yang lain. Begitu juga dengan pasangan yang memilih outdoor. Pastikan cuaca pada bulan anda melakukan pernikahan tidak hujan, sehingga acara bisa berjalan dengan lancar. Pemandangan yang tersedia juga harus menjadi pertimbangan, karena jika lokasi terlalu gersang, panas dan tidak indah dipandang pasti tamu juga tidak akan merasa nyaman walau didekorasi sedemikian rupa. Pemesanan gedung atau lokasi outdoor harus dipesan minimal satu tahun sebelumnya setelah tanggal pernikahan sudah pasti dan tidak akan berubah.

 

  1. Make-up & Dekorasi

Make-up dan dekorasi sekarang kebanyakan sudah menjadi satu paket. Penerima jasa make-up akan memfasilitasi pelanggannya dengan dekorasi yang diingini. Hal yang harus diisingat tentang make-up adalah, anda harus mencari referensi melalui teman-teman anda, atau melihat foto-foto apakah sesuai dengan gaya anda atau tidak. Jika dirasa penyedia jasa make-up tersebut tidak bisa memenuhi kriteria kepuasan anda, ada baiknya mencari referensi lain. Hal lain yang perlu diingat juga adalah siapa saja keluarga yang akan anda fasilitasi untuk make-up. Jika anda mempunyai dana yang terbatas, maka make up hanya berlaku untuk keluarga inti dan penerima tamu. Namun jika anda memiliki dana yang lebih, anda bisa memperbolehkan saudara-saudara anda untuk juga di make-up. Tapi ingat, jangan sampai kebablasan ya.

 

  1. Catering

Hal yang satu ini sangat berkaitan dengan kecocokan rasa dan lidah anda. Cari referensi sebanyak mungkin dan bonus apa yang akan mereka berikan. Meminta sample pada catering yang anda pilih juga sangat disarankan agar nantinya makanan yang anda ingini sudah sesuai. Yang perlu diperhatikan adalah, berapa orang yang akan anda undang. Jika anda mengundang sebanyak 600 orang, kalikan 2, menjadi 1200 porsi. Mengapa? Karena kebanyakan tamu tidak akan datang sendirian bukan?. Selain itu pilihan menu gubug saat ini juga lebih diminati karena beragam masakan bisa diicip oleh tamu, tapi jangan sampai memilih menu aneh yang malah akhirnya nanti akan tersisa banyak.

 

  1. Undangan

Satu hal yang juga agak sulit adalah memilih undangan. Ada berbagai jenis undangan, hard cover, semi-hard cover, soft cover dan multi fungsi. Warna dan desain akan sangat berpengaruh pada kesan yang diberikan pada para tamu yang diundang. Dalam pemilihan undangan, pastikan jumlah tamu yang akan diundang. Prioritaskan saudara, lalu teman dan rekan kerja. Pastikan undangan sudah dipesan minimal 6 bulan sebelumnya agar terhindar dari keterlambatan proses pembuatan undangan dan pendistribusiannya.

 

  1. Souvenir

Souvenir bisa dibilang lebih mudah karena sekarang bermacam-macam souvenir sudah tersedia banyak. Range harga juga dibilang murah, mulai dari 1.500 hingga 20.000an. Pastikan jumlah souvenir sama dengan jumlah tamu yang diundang. Jika anda diberi fasilitas kartu pengambilan souvenir oleh pembuat undangan anda, maka sistem ini juga bisa dipakai. Dengan hal ini, bisa meminimalisir tamu mengambil souvenir berlebih. Souvenir bisa dipilih minimal 6 bulan sebelumnya karena jumlah barang yang tersedia bisa jadi sangat terbatas dan membutuhkan waktu lama untuk packing.

 

  1. Seragam

Hal yang tidak kalah pentingnya ialah pemberian seragam untuk saudara dekat atau sahabat. Pilih warna yang berbeda dari gaun yang anda pakai. Kalaupun sama, usahakan memilih kain yang simple. Jika anda cenderung ingin semua model seragam yang sama, sertakan desain baju pada saat anda memberikan kain. Anda bisa mencari kain minimal 6 bulan sebelumnya, sehingga proses menjahitnya juga tidak tergesa-gesa.

 

Banyak sekali bukan? Tentunya dengan persiapan sematang mungkin akan meminimalisir kekurangan yang terjadi pada saat hari H. Selamat menempuh hidup baru!

Bekerja dengan pimpinan WNA, bagaimana sih rasanya?

Bekerja dengan pimpinan WNA, bagaimana sih rasanya?

Halo brosis udah lama admin ga update blog ini, maklum kerjaan tidak kenal waktu. Kadang pas capek pulang kerja sambil nunggu pikiran tenang, duduk ngopi dan rokok di bale-bale kosan sambil buka-buka instagram. Lewat si “IG” admin bisa liat temen-temen yang udah tersebar di Indo atau di manca. Ada yang kerja di PT. A, B, C sampai Z 😀 wah ternyata temanku hebat-hebat. Nah karena admin ini kerja ngikut negara, kadang penasaran juga sih gimana rasanya kerja ikut WNA.. tapi ini no SARA lho ya… akhirnya teringat sama sepupu yang kerja ikut WNA, iseng2 sharing dah…

Bagi sebagian orang, bekerja pada perusahaan yang dipimpin langsung oleh WNA (warga negara asing) merupakan hal yang membanggakan. Walaupun ada juga yang akhirnya lebih memilih pemimpin dari negeri sendiri. Apa sebenarnya yang membedakan pimpinan WNA dengan yang asli Indonesia?

cekidot,,, brosis.. ini pengalaman sepupu admin 😀

  • Gaya kepemimpinan

Pasti banyak yang mengira bahwa WNA adalah orang yang sangat santai. Memang benar, kebanyakan dari mereka adalah pimpinan dengan jiwa yang santai. Namun yang perlu diingat, santai disini lebih berkaitan dengan gaya bicara dan komunikasi. Pimpinan WNA tidak akan murka ketika kita hanya memanggil mereka hanya dengan nama. Tentu hal ini berbeda dengan budaya Indonesia yang memegang teguh kesopanan, dimana setiap pimpinan harus dihormati dengan menambahkan panggilan Bapak atau Ibu. Begitu juga dengan komunikasi, seorang bawahan yang secara struktur organisasi berada jauh dibawah pimpinannya akan sangat mudah untuk menjalin komunikasi dengan pimpinan WNA. Sebagian besar perusahaan baik swasta maupun negeri di Indonesia punya skema atau proses tersendiri jika kita ingin berbicara langsung dengan pimpinan dan hal itu cenderung lebih sulit.

 

  • Disiplin

Jangan heran jika kita bekerja dengan pimpinan WNA dalam urusan waktu. Sangat jelas disiplin waktu adalah ciri khas utama WNA. Jika ada suatu rapat dimulai pada pukul 13.00, pimpinan tersebut bisa stand by 30 menit atau bahkan pernah hingga 1 jam sebelumnya. Mereka akan sangat merasa rugi jika ada peserta rapat yang telat atau tidak hadir karena dinilai sangat tidak efektif. Tentunya kita sebagai orang Indonesia tahu bahwa budaya ngaret sudah tidak bisa dihilangkan. Padahal dalam setiap pekerjaan, time management adalah hal yang mendasar.

 

  • Deadline

Setiap perusahaan pasti punya sistem deadline masing-masing. Namun, untuk urusan deadline dengan pimpinan WNA masih bisa di nego. Dalam artian, kita sebagai seorang staf yang bertanggung jawab atas pekerjaan itu harus mampu menyatakan kesanggupan dalam setiap pekerjaan yang diberi. Jika kita merasa deadline itu sangat mustahil bisa dilaksanakan, maka kita harus berani untuk mengungkapkannya dengan memberikan alasan yang masuk akal. Dengan begitu, pimpinan lebih bisa menerima. Karena pada dasarnya seorang pemimpin tidak akan tahu apa yang terjadi secara detail pada lapangan, itu merupakan tugas para staf yang harus aktif. Ritme pekerjaan seperti ini sangat melekat pada perusahaan yang dipimpin oleh WNA selama ini.

 

  • Kepercayaan

Nah, untuk hal yang satu ini. Pimpinan WNA dan Indonesia kurang lebih sama. Mereka pasti akan menunjuk satu atau dua orang sebagai orang kepercayaannya. Terkadang orang kepercayaan ini sering disalah artikan bagi staf yang lain. Pada kasus pimpinan WNA, orang kepercayaan diberikan tugas yang memang lebih berat dibanding staf lain seperti mengawasi dan bertanggung jawab pada semua keputusan yang diambil ketika Pimpinan tersebut tidak ada di tempat.

 

  • Royalitas

Royal? Bisa dikatakan demikian walau mungkin tidak se-royal pimpinan Indonesia. Pimpinan WNA akan sangat royal kepada semua staf jika ada suatu program yang berhasil dicapai. Pada saat momen seperti ini, pimpinan biasa menjamu makan atau bahkan memberikan bonus. Ada juga yang menerima e-mail pribadi berupa pujian atas kerja kerasnya selama ini.

 

Masih banyak hal lain yang bisa diungkap dari kepemimpinan WNA. Hanya ada satu tips untuk anda yang ingin berkarir dengan banyak orang asing, yaitu mempunyai sifat open-minded. Jika anda merupakan orang yang cenderung tertutup, akan sangat sulit untuk diakui dan bisa berkembang pada perusahaan yang anda naungi. Namun, semua kembali pada anda. Siapkah bekerja dengan dipimpin oleh WNA?

by: Rahma Restya

Berbagi Keberkahan dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1438H

PLN berbagi keberkahan serta kebahagiaan di dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an 1438 Hijriah yaitu berupa doorprize paket Umroh untuk 7 orang beruntung, santunan kepada Anak Yatim dan Dhuafa, Program Pesantren bersih dan sarana ibadah serta program Da’i pedalaman.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Sulawesi Nusa Tenggara Machnizon Masri, para Kepala Divisi, Manager Senior, Ketua dan pengurus Mesjid At Taqwa serta para karyawan, bertempat di PLN Kantor Pusat pada hari Rabu 14 Juni 2017.

“Dalam rangka kepedulian kami terhadap masyarakat serta upaya kami mendekatkan diri kepada masyarakat bahwa PLN tidak akan bisa berhasil tanpa dukungan dari seluruh rakyat dan bangsa Indonesia.” Kata Machnizon.

PLN Berbagi
PLN Berbagi

Machnizon juga menjelaskan bahwa hingga saat ini masih ada 18 % rakyat Indonesia belum menikmati listrik.

“Ini merupakan tugas yang harus kami selesaikan dalam 2 tahun kedepan, kami mohon dukungan dan doa nya dari hadirin semua, mudah2an seluruh karyawan PLN dapat bekerja dengan baik, diberikan kemudahan, hati yang ikhlas, semangat yang membara, jiwa yang besar dalam melayani sehingga dapat melayani masyarakat Indonersia dengan sebaik-baiknya.” lanjut Machnizon.

Menutup sambutannya Machnizon berpesan bahwa sebaik-baiknya umat adalah yang memberikan manfaat bagi orang banyak. Mudah-mudahan seluruh karyawan yg bertugas di seluruh tanah air dapat bekerja dengan ikhlas sehinga dapat dicatat sebagai ibadah oleh Allah swt.

Acara juga diisi dengan Tilawah Al Quran oleh Ustadz Reza Pahlevi dan Nuzulul Quran atau Tausyiah oleh ustadz Bachtiar Nasir.

 

PLN Menerangi Lamanabi

Demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur kembali meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Lamanabi berkapasitas 2×20 kW di Kecamatan Tanjung Bunga, Flores Timur NTT, kamis (15/06).

Peresmian PLTD Lamanabi oleh General Manager PT PLN (Persero) Wilayah NTT  Richard Safkaur didampingi Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hajon ST bersama masyarakat menyaksikan Peresmian ini dan menandakan bahwa listrik akan lebih terang di Desa Lamanabi.

“PLTD ini bukan merupakan Usaha PLN pertama kali untuk melistriki warga disini, sebelumnya kita sudah ada PLTMH didekat sini, tetapi karena kondisi alam yang mengakibatkan debit air kurang dan adanya bencana alam yaitu longsor mengakibatkan tertimbunnya asset PLN tersebut” kata Richard dalam sambutannya

Adanya listrik mendukung Program Pemerintah saat ini yakni ketahanan  dan kedaulatan energi yang merupakan perwujudan program “Nawa Cita”, maka dari itu, kita usahakan lagi dengan pembangunan PLTD dan memang Program PLN melistriki seluruh desa di NTT sampai dengan akhir tahun 2018 dan kini PLN hadir kembali di Desa Lamanabi, tambahnya.

PLN NTT Terangi Lamanabi
PLN NTT Terangi Lamanabi
PLN NTT Terangi Lamanabi
PLN NTT Terangi Lamanabi
PLN NTT Terangi Lamanabi
PLN NTT Terangi Lamanabi

Flores Timur adalah kabupaten yang sudah memimpin Rasio elektrifikasinya mencapai 91%. Dari 251 desa, yang sudah berlistrik ada 226 desa, Jadi kurang 25 desa lagi yang direncanakan 24 desa di tahun ini dan 1 di tahun berikutnya, namun apabila memungkinkan semuanya akan kami percepat semua ditahun ini” jelas Richard

Menggayung sambutan tersebut Bupati Flores Timur angkat suara, “Terima kasih PLN tidak menghitung untung rugi untuk melistriki karena disini ada masyarakat yang membutuhkan listrik dan jadilah PLTD disini, mohon sampaikan salam kami kepada Direksi PLN dan Presiden Jokowi karena program Nawacita sudah sampai di desa ini” ujar Antonius

Meskipun tantangan PLN dalam melistrik silih berganti mulai dari akses jalan dari Waiklibang ke Desa Lamanabi sangat sulit dilalui kendaraan dan cuaca hujan angin, namun saat ini sudah terpasang 28 bangunan, 5 bangunan umum, 23 penduduk dan dari 64 KK sudah ada 28 pelanggan PLN tinggal 27 rumah lagi yang belum tersambung listrik.

Salah satu rumah pelanggan Petrus Tomeng Koten dari Desa Lamanabi mengungkapkan rasa bahagianya karena dinyalakan langsung oleh GM PLN dan Bupati Flores Timur mengatakan, “ kami warga sangat senang sekali dikunjungi seperti ini, dulunya perjuangan kami mencari sumber air terjun PLTMH tapi itu belum cukup dan sekarang kami senang ada PLTD sudah ada dan listrik menyala lagi”tandas Petrus

Richard berharap semua elemen dan komponen pemerintah utamanya camat, desa dan lurah, serta masyarakat untuk terus mendukung dan menjaga asset PLN untuk Desa Lamanabi tetap terang, harapnya

Sejarah Perkembangan PLC

Pada tahun 1960, perlunya pengurangan biaya proses produksi dan pemeliharan peralatan sistem kontrol berbasis relai elektromekanik di industri Amerika telah mendorong lahirnya PLC. PLC MODICON (Modular Digital Controller) merupakan jenis pertama PLC yang dipergunakan pada proses produksi untuk tujuan komersial.

Dalam waktu singkat programmable controller (pengontrol terprogram) mulai digunakan secara meluas di industri. Di tahun 1971, PLC telah banyak mengganti sistem kontrol relai, yang merupakan langkah awal menuju otomasi kontrol di industri lainnya, seperti industri makanan dan minuman, pabrik baja, pabrik pembuat kertas, dan lain sebagainya.

Pada tahun 1973, perkembangan PLC di tandai dengan munculnya PLC Modbus yaitu PLC yang mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan PLC lainnya dan bisa diletakan lebih jauh dari lokasi mesin yang akan dikontrol.

Selanjutnya pada tahun 1980 an mulai digagas standardisasi komunikasi dengan protokol otomasi pabrik milik General Motor. Ukuran PLC diperkecil dan pemrograman PLC dengan perangkat lunak melalui Personal Computer mulai diperkenalkan.

Tahun 1990-an dilakukan reduksi protokol baru dan modernisasi lapisan fisik dari protokol protokol populer yang telah digunakan sejak tahun 1980 an. IEC berusaha untuk menggabungkan bahasa pemrograman PLC dibawah satu Standar Internasional. Gambar berikut memperlihatkan perkembangan standardisasi bahasa pemrograman PLC.

bahasa program plc
bahasa program plc

 

Saat ini banyak pengembangan teknologi di industri pengontrol terprogram Pengembangan ini tidak hanya menyangkut rancangan pengontrol terprogram, tetapi juga pendekatan filosofis arsitektur sistem kontrol. Perubahan meliputi perangkat keras dan perangkat lunak PLC. Sehingga sebuah PLC mempunyai operasi program yang lebih cepat, ukuran lebih kecil dengan harga lebih murah, jumlah masukan-keluaran yang lebih banyak, perangkat antarmuka khusus yang memungkinkan piranti dihubungkan langsung ke pengendali, dan sistem komunikasi dengan perangkat lain. Dimasa mendatang produsen pengontrol terprogram tidak hanya mengembangkan produk baru saja, tetapi juga akan mengintegrasikan PLC dengan peralatan kontrol dan manajemen pabrik.

PLC akan terhubung pada sistem jaringan melalui computer-integrated manufacturing (CIM) systems, mengkombinasikannya dengan kontrol numerik, robot, sistem CAD/CAM, personal computer, sistem informasi manajemen, hierarchical computer based systems.

Perkembangan baru dalam teknologi PLC meliputi juga perangkat antar muka dengan operator yang lebih baik, graphic user interfaces (GUIs), dan human-oriented man/machine interfaces. Juga meliputi pengembangan antar muka yang memungkinkan berkomunikasi dengan peralatan, perangkat keras, dan perangkat lunak yang mendukung kecerdasan buatan (artificial intelligence), seperti sistem I/O logika fuzzy.

Instruksi PLC baru akan terus berkembang sesuai kebutuhan dan untuk menambah kecerdasan pada pengendali. Tipe instruksi Knowledge-based and process learning mungkin akan dikenalkan untuk menambah kemampuan sistem